Format Evaluasi Diri Guru 2013
Format 1:
Evaluasi Diri Guru untuk
Rencana Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (diisi oleh Guru)
|
Nama Sekolah:
|
Nomor Statistik Sekolah :
|
|
|
Alamat :
|
Kecamatan :
|
Kabupaten/Kota :
|
|
Nama Guru :
|
Tahun Pelajaran :
|
Tanggal :
|
|
A.
Kompetensi Inti
|
Evaluasi diri
terhadap kompetensi terkait
|
|
|
Pedagogik
|
||
|
1. Menguasai
karakteristik peserta didik
|
|
|
|
1.1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik
belajar setiap peserta didik di kelasnya.
|
|
|
|
1.2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan
yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.
|
|
|
|
1.3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan
kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik
dan kemampuan belajar yang berbeda.
|
|
|
|
1.4. Guru mencoba mengetahui penyebab
penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut
tidak merugikan peserta didik lainnya.
|
|
|
|
1.5. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta
didik.
|
|
|
|
1.6. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu
agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut
tidak termarginalkan (tersisihkan, diolok‐olok, minder, dsb).
|
|
|
|
2. Menguasai teori
belajar dan prinsip-prinsip belajar yang mendidik
|
|
|
|
2.1. Guru memberi kesempatan
kepada peserta didik un tuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan
belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang
bervariasi.
|
|
|
|
2.2. Guru selalu memastikan
tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan
menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman
tersebut.
|
|
|
|
2.3. Guru dapat menjelaskan alasan
pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun
yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran.
|
|
|
|
2.4. Guru menggunakan berbagai
teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.
|
|
|
|
2.5. Guru merencanakan kegiatan
pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan
pembelajaran maupun proses belajar peserta didik.
|
|
|
|
2.6. Guru memperhatikan respon peserta didik
yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan
menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya.
|
|
|
|
3. Pengembangan
kurikulum
|
|
|
|
3.1. Guru dapat menyusun silabus
yang sesuai dengan kurikulum.
|
|
|
|
3.2. Guru merancang rencana
pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu
agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan.
|
|
|
|
3.3. Guru mengikuti urutan materi
pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.
|
|
|
|
3.4. Guru memilih materi
pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran, b) tepat dan
mutakhir, c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik,
d) dapat dilaksanakan di kelas dan e) sesuai dengan konteks kehidupan
sehari‐hari peserta didik.
|
|
|
|
4. Kegiatan belajar
yang mendidik
|
|
|
|
4.1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran
sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan
pelaksanaanaktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang
tujuannya.
|
|
|
|
4.2. Guru melaksanakan aktivitas
pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik,
bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.
|
|
|
|
4.3. Guru mengkomunikasikan
informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat
kemampuan belajar peserta didik.
|
|
|
|
4.4. Guru menyikapi kesalahan yang
dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran, bukan
semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Misalnya: dengan mengetahui
terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju/tidak setuju dengan jawaban
tersebut, sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yg benar.
|
|
|
|
4.5. Guru melaksanakan kegiatan
pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan
sehari‐hari peserta didik.
|
|
|
|
4.6. Guru melakukan aktivitas
pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan
mempertahankan perhatian peserta didik.
|
|
|
|
4.7. Guru mengelola kelas dengan
efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua
waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif.
|
|
|
|
4.8. Guru mampu menyesuaikan aktivitas
pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas.
|
|
|
|
4.9. Guru memberikan banyak
kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, mempraktekkan dan
berinteraksi dengan peserta didik lain.
|
|
|
|
4.10 Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis
untuk membantu proses belajar peserta didik. Sebagai contoh: guru menambah
informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi
sebelumnya.
|
|
|
|
4.11 Guru menggunakan alat bantu mengajar, dan/atau audio‐visual
(termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam
mencapai tujuan pembelajaran.
|
|
|
|
5. Pengembangan
potensi peserta didik
|
|
|
|
5.1. Guru menganalisis hasil
belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik
untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing.
|
|
|
|
5.2. Guru merancang dan
melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk
belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing.
|
|
|
|
5.3. Guru merancang dan
melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan
kemampuan berfikir kritis peserta didik.
|
|
|
|
5.4. Guru secara aktif membantu
peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada
setiap individu.
|
|
|
|
5.5. Guru dapat mengidentifikasi
dengan benar tentang bakat, minat, potensi, dan kesulitan belajar
masingmasing peserta didik.
|
|
|
|
5.6. Guru memberikan kesempatan
belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masingmasing.
|
|
|
|
5.7. Guru memusatkan perhatian
pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan
menggunakan informasi yang disampaikan.
|
|
|
|
6. Komunikasi dengan
peserta didik
|
|
|
|
6.1. Guru menggunakan pertanyaan
untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik,termasuk
memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab
dengan ide dan pengetahuan mereka.
|
|
|
|
6.2. Guru memberikan perhatian dan
mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik, tanpa
menginterupsi, kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi
pertanyaan/tanggapan tersebut.
|
|
|
|
6.3. Guru menanggapi pertanyaan
peserta didik secara tepat, benar, dan mutakhir, sesuai tujuan pembelajaran
dan isi kurikulum, tanpa mempermalukannya.
|
|
|
|
6.4. Guru menyajikan kegiatan
pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antarpeserta didik.
|
|
|
|
6.5. Guru mendengarkan dan
memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar
maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik.
|
|
|
|
6.6. Guru memberikan perhatian
terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan
untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik.
|
|
|
|
7. Penilaian dan
evaluasi
|
|
|
|
7.1. Guru menyusun alat penilaian
yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu
seperti yang tertulis dalam RPP.
|
|
|
|
7.2. Guru melaksanakan penilaian
dengan berbagai teknik dan jenis penilaian, selain penilaian formal yang
dilaksanakan sekolah, dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta
didik, tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan
akan dipelajari.
|
|
|
|
7.3. Guru menganalisis hasil
penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga
diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan
remedial dan pengayaan.
|
|
|
|
7.4. Guru memanfaatkan masukan
dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran
selanjutnya, dan dapat membuktikannya melalui catatan, jurnal pembelajaran,
rancangan pembelajaran, materi tambahan, dan sebagainya.
|
|
|
|
7.5. Guru memanfatkan hasil
penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan
selanjutnya.
|
|
|
|
Kepribadian
|
||
|
8.
Bertindak sesuai norma agama, hukum, sosial, dan
kebudayaan nasional
|
|
|
|
8.1. Guru menghargai dan
mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi
semua warga Indonesia.
|
|
|
|
8.2. Guru mengembangkan kerjasama
dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan
yang ada (misalnya: suku, agama, dan gender).
|
|
|
|
8.3. Guru saling menghormati dan
menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐masing.
|
|
|
|
8.4. Guru memiliki rasa persatuan
dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.
|
|
|
|
8.5. Guru mempunyai pandangan yang
luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya,suku, agama).
|
|
|
|
9.
Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan
|
|
|
|
9.1. Guru bertingkah laku sopan
dalam berbicara, berpenampilan, dan berbuat terhadap semua peserta didik,
orang tua, dan teman sejawat.
|
|
|
|
9.2. Guru mau membagi
pengalamannya dengan kolega, termasuk mengundang mereka untukmengobservasi
cara mengajarnya dan memberikan masukan.
|
|
|
|
9.3. Guru mampu mengelola
pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik,
sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi
aktif dalam proses pembelajaran.
|
|
|
|
9.4. Guru bersikap dewasa dalam
menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.
|
|
|
|
9.5. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama
baik sekolah.
|
|
|
|
10.
Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi dan rasa bangga
menjadi seorang guru
|
|
|
|
10.1 Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu.
|
|
|
|
10.2 Jika guru harus meninggalkan kelas, guru mengaktifkan siswa
dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran, dan meminta
guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas.
|
|
|
|
10.3 Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain
di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah.
|
|
|
|
10.4 Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal, dengan memberikan
alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah
direncanakan, termasuk proses pembelajaran di kelas.
|
|
|
|
10.5 Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran
dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan.
|
|
|
|
10.6 Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang
produktif terkait dengan tugasnya.
|
|
|
|
10.7 Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan
mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah.
|
|
|
|
10.8 Guru merasa bangga dengan
profesinya sebagai guru.
|
|
|
|
Sosial
|
||
|
11.Bersikap
inklusif, bertindak objektif serta tidak diskriminatif
|
|
|
|
11.1. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil, memberikan perhatian
dan bantuan sesuai kebutuhan masing‐masing, tanpa memperdulikan faktor
personal.
|
|
|
|
11.2. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat
inklusif), serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan
informal terkait dengan pekerjaannya.
|
|
|
|
11.3. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi
perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang
pandai, kaya, berasal dari daerah yang sama dengan guru).
|
|
|
|
12.Komunikasi
dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan
masyarakat
|
|
|
|
12.1. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan, kesulitan, dan potensi
peserta didik kepada orang tuanya, baik dalam pertemuan formal maupun tidak
formal antara guru dan orang tua, teman sejawat, dan dapat menunjukkan
buktinya.
|
|
|
|
12.2. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang
diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti
keikutsertaannya.
|
|
|
|
12.3. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat,
berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, serta berperan dalam kegiatansosial
di masyarakat.
|
|
|
|
Profesional
|
||
|
13.Penguasaan
materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu
|
|
|
|
13.1. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi
dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya, untuk
mengidentifikasi materi pembelajaran yang dianggap sulit, melakukan
perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, dan memperkirakan alokasi waktu
yang diperlukan.
|
|
|
|
13.2. Guru menyertakan informasi yang tepat dan mutakhir di dalam
perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
|
|
|
|
13.3. Guru menyusun materi, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang
berisi informasi yang tepat, mutakhir, dan yang membantu peserta didik untuk
memahami konsep materi pembelajaran.
|
|
|
|
14.
Pengembangan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif
|
|
|
|
14.1. Guru melakukan evaluasi
diri secara spesifik, diri lengkap, dan didukung dengan contoh pengalaman
sendiri.
|
|
|
|
14.2. Guru memiliki jurnal pembelajaran, catatan masukan dari teman
sejawat atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang
menggambarkan kinerjanya.
|
|
|
|
14.3. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk
mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam
program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
|
|
|
|
14.4. Guru dapat
mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan, pelaksanaan, penilaian
pembelajaran dan tindak lanjutnya.
|
|
|
|
14.5. Guru melakukan penelitian,
mengembangkan karya inovasi, mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar,
konferensi), dan aktif dalam melaksanakan PKB.
|
|
|
|
14.6. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB.
|
|
|
|
Berbagai
hal terkait dengan pemenuhan dan peningkatan kompetensi inti tersebut
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi
dan mengembangkan 14 kompetensi inti
tersebut.
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi inti tersebut.
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi inti tersebut
|
|
|
|
4.
Pengembangan keprofesian berkelanjutan yang masih saya butuhkan dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi inti
tersebut.
|
|
|
|
B. Kompetensi menghasilkan Publikasi Ilmiah
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi
dan mengembangkan kompetensi untuk
menghasilkan publikasi ilmiah
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi untuk
menghasilkan publikasi ilmiah
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi untuk untuk menghasilkan publikasi ilmiah
|
|
|
|
C. Kompetensi menghasilkan Karya Inovatif
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi dan mengembangkan kompetensi untuk menghasilkan
karya inovatif
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi untuk
menghasilkan karya inovatif
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi untuk menghasilkan karya inovatif
|
|
|
|
D. Kompetensi untuk penunjang pelaksanaan pembelajaran berkualitas
(TIK, Bahasa Asing, dsb)
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi
dan mengembangkan kompetensi penunjang
pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas.
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi penunjang
pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas.
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi penunjang pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas
|
|
|
|
4. Pengembangan
keprofesian berkelanjutan yang masih saya butuhkan dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi penunjang pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas
|
|
|
|
Tanda Tangan Guru
|
Tanda Tangan Kepala
Sekolah
|
|
Format 2: Rencana Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan Individu Guru (diisi oleh
Guru dan Koordinator)
|
Nama
Sekolah :
|
Nomor
Statistik Sekolah :
|
|||||||
|
Alamat :
|
Kabupaten/Kota :
|
Kecamatan :
|
||||||
|
Nama
Guru :
|
Tahun
Pelajaran :
|
Tanggal :
|
||||||
|
A.
Kompetensi
|
Rencana
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang akan dilakukan Guru untuk
peningkatan kompetensi terkait
|
Strategi
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
(diisi dengan
memberi tanda √)
|
||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
|||
|
a
|
b
|
|||||||
|
Pedagogik
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1. Menguasai
karakteristik peserta didik
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik
belajar setiap peserta didik di kelasnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan
yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan
kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik
dan kemampuan belajar yang berbeda.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.4. Guru mencoba mengetahui penyebab
penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut
tidak merugikan peserta didik lainnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.5. Guru membantu mengembangkan potensi dan
mengatasi kekurangan peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2. Menguasai teori
belajar dan prinsip-prinsip belajar yang mendidik
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.1. Guru memberi kesempatan
kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan
kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas
yang bervariasi.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.2. Guru selalu memastikan
tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan
menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman
tersebut.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.3. Guru dapat menjelaskan alasan
pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun
yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.4. Guru menggunakan berbagai
teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.5. Guru merencanakan kegiatan
pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan
pembelajaran maupun proses belajar peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.6. Guru memperhatikan respon peserta didik
yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan
menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
Pengembangan kurikulum
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.1. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.2. Guru merancang rencana
pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu
agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.3. Guru mengikuti urutan materi
pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.4. Guru memilih materi
pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran, b) tepat dan
mutakhir, c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik,
d) dapat dilaksanakan di kelas dan e) sesuai dengan konteks kehidupan
sehari‐hari peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
Kegiatan belajar yang mendidik
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran
sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan
pelaksanaanaktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang
tujuannya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.2. Guru melaksanakan aktivitas
pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik,
bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.3. Guru mengkomunikasikan
informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat
kemampuan belajar peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.4. Guru menyikapi kesalahan yang
dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran, bukan
semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Misalnya: dengan mengetahui
terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju/tidak setuju dengan jawaban
tersebut, sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yg benar.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.5. Guru melaksanakan kegiatan
pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan
sehari‐hari peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.6. Guru melakukan aktivitas
pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan
mempertahankan perhatian peserta didik
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.7. Guru mengelola kelas dengan
efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua
waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.8. Guru mampu menyesuaikan
aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.9. Guru memberikan banyak
kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, mempraktekkan dan
berinteraksi dengan peserta didik lain.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.10 Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis
untuk membantu proses belajar peserta didik. Sebagai contoh: guru menambah
informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi
sebelumnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.11 Guru menggunakan alat bantu mengajar, dan/atau audio‐visual
(termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam
mencapai tujuan pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
Pengembangan potensi peserta didik
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.1. Guru menganalisis hasil
belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik
untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.2. Guru merancang dan
melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk
belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.3. Guru merancang dan
melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan
kemampuan berfikir kritis peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.4. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses
pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.5. Guru dapat mengidentifikasi
dengan benar tentang bakat, minat, potensi, dan kesulitan belajar
masingmasing peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.6. Guru memberikan kesempatan
belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masingmasing.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.7. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik
dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.
Komunikasi dengan peserta didik
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.1. Guru menggunakan pertanyaan untuk
mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik,termasuk
memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab
dengan ide dan pengetahuan mereka.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.2. Guru memberikan perhatian dan
mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik, tanpa
menginterupsi, kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi
pertanyaan/tanggapan tersebut.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.3. Guru menanggapi pertanyaan peserta didik secara tepat, benar,
dan mutakhir, sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum, tanpa
mempermalukannya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.4. Guru menyajikan kegiatan
pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antarpeserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.5. Guru mendengarkan dan
memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar
maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.6. Guru memberikan perhatian
terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan
untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.
Penilaian dan evaluasi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.1. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan
pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam
RPP.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.2. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis
penilaian, selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah, dan mengumumkan
hasil serta implikasinya kepada peserta didik, tentang tingkat pemahaman
terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.3. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi
topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan
masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.4. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan
merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya, dan dapat
membuktikannya melalui catatan, jurnal pembelajaran, rancangan pembelajaran,
materi tambahan, dan sebagainya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.5. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan
rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Kepribadian
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.
Bertindak sesuai norma agama, hukum, sosial, dan
kebudayaan nasional
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.1. Guru menghargai dan
mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi
semua warga Indonesia.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.2. Guru mengembangkan kerjasama
dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan
yang ada (misalnya: suku, agama, dan gender).
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.3. Guru saling menghormati dan
menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐masing.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.4. Guru memiliki rasa persatuan
dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.5. Guru mempunyai pandangan yang
luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya,suku, agama).
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9.
Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9.1. Guru bertingkah laku sopan
dalam berbicara, berpenampilan, dan berbuat terhadap semua peserta didik,
orang tua, dan teman sejawat.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9.2. Guru mau membagi
pengalamannya dengan kolega, termasuk mengundang mereka untukmengobservasi
cara mengajarnya dan memberikan masukan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9.3. Guru mampu mengelola
pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik,
sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi
aktif dalam proses pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9.4. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik
dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam
proses pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9.5. Guru berperilaku baik
untuk mencitrakan nama baik sekolah.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.
Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi dan rasa bangga
menjadi seorang guru
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.2. Jika guru harus meninggalkan
kelas, guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait
dengan mata pelajaran, dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi
kelas.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.3. Guru memenuhi jam mengajar
dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin
dan persetujuan pengelola sekolah.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.4. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih
awal, dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri
kegiatan yang telah direncanakan, termasuk proses pembelajaran di kelas.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.5. Guru menyelesaikan semua
tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar
yang ditetapkan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.6. Guru memanfaatkan waktu
luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.7. Guru memberikan
kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang
berdampak positif terhadap nama baik sekolah.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.8. Guru merasa bangga dengan
profesinya sebagai guru.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Sosial
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
11.Bersikap
inklusif, bertindak objektif serta tidak diskriminatif
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
11.1. Guru memperlakukan semua
peserta didik secara adil, memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan
masing‐masing, tanpa memperdulikan faktor personal.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
11.2. Guru menjaga hubungan
baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif), serta berkontribusi
positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan
pekerjaannya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
11.3. Guru sering berinteraksi
dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok
tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai, kaya, berasal dari daerah yang
sama dengan guru).
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
12.Komunikasi
dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan
masyarakat
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
12.1. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan, kesulitan, dan potensi
peserta didik kepada orang tuanya, baik dalam pertemuan formal maupun tidak
formal antara guru dan orang tua, teman sejawat, dan dapat menunjukkan
buktinya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
12.2. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang
diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti
keikutsertaannya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
12.3. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat,
berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, serta berperan dalam kegiatansosial
di masyarakat.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Profesional
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
13.Penguasaan
materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
13.1. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar
untuk mata pelajaran yang diampunya, untuk mengidentifikasi materi
pembelajaran yang dianggap sulit, melakukan perencanaan dan pelaksanaan
pembelajaran, dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
13.2. Guru menyertakan informasi yang tepat dan mutakhir di dalam
perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
13.3. Guru menyusun materi, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang
berisi informasi yang tepat, mutakhir, dan yang membantu peserta didik untuk
memahami konsep materi pembelajaran.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.
Pengembangan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.1. Guru melakukan evaluasi
diri secara spesifik, diri lengkap, dan didukung dengan contoh pengalaman
sendiri.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.2. Guru memiliki jurnal pembelajaran, catatan masukan dari teman
sejawat atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang
menggambarkan kinerjanya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.3. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan
perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.4. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan,
pelaksanaan, penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.5. Guru melakukan penelitian,
mengembangkan karya inovasi, mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar,
konferensi), dan aktif dalam melaksanakan PKB.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.6. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Berbagai
hal terkait dengan pemenuhan dan peningkatan kompetensi inti tersebut
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi
dan mengembangkan 14 kompetensi inti
tersebut.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi inti tersebut.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi inti tersebut
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
Pengembangan keprofesian berkelanjutan yang masih saya butuhkan dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi inti
tersebut.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
B. Kompetensi
menghasilkan Publikasi Ilmiah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi
dan mengembangkan kompetensi untuk
menghasilkan publikasi ilmiah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi untuk
menghasilkan publikasi ilmiah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi untuk untuk menghasilkan publikasi ilmiah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
C. Kompetensi
menghasilkan Karya Inovatif
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi
dan mengembangkan kompetensi untuk
menghasilkan karya inovatif
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi untuk
menghasilkan karya inovatif
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi untuk menghasilkan karya inovatif
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
D.Kompetensi untuk penunjang pelaksanaan pembelajaran berkualitas
(TIK, Bahasa Asing,
dsb)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
Usaha-usaha yang telah saya lakukan untuk memenuhi
dan mengembangkan kompetensi penunjang
pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
Kendala yang saya hadapi dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi penunjang
pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
Keberhasilan yang saya capai
setelah mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk memenuhi dan
mengembangkan kompetensi penunjang pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4. Pengembangan keprofesian berkelanjutan yang masih saya butuhkan dalam memenuhi dan mengembangkan kompetensi
penunjang pelaksanaan pembelajaran yang berkualitas
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tanda Tangan Guru
|
Tanda Tangan Kepala
Sekolah
|
|||||||
Catatan:
1.
Rencana pengembangan
keprofesian berkelanjutan yang dilakukan oleh guru
sendiri
2.
Rencana pengembangan
keprofesian berkelanjutan yang dilakukan bersama guru
lain
3.
Rencana pengembangan
keprofesian berkelanjutan yang dilaksanakan di
sekolah
4.
Rencana pengembangan
keprofesian berkelanjutan yang dilaksanakan di
KKG/MGMPMGBK
5.
Rencana pengembangan
keprofesian berkelanjutan yang dilaksanakan oleh
institusi selain sekolah atau KKG/MGMP/MGBK
6.
Kebutuhan
pengembangan keprofesian berkelanjutan yang belum dapat dipenuhi
(diajukan/di-koordinasikan oleh Dinas
Pendidikan untuk dipertimbangkan.
Format 3:
Rencana Final Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (diisi oleh
Koordinator Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan)
|
Nama Sekolah :
|
Nomor Statistik Sekolah :
|
||||||||||||||||||||
|
Kecamatan :
|
Kabupaten/Kota :
|
||||||||||||||||||||
|
Tahun Pelajaran:
|
Tanggal :
|
||||||||||||||||||||
|
No
|
Nama Guru
|
14 Kompetensi
|
Kompetensi
menghasil Publikasi Ilmiah
dan Karya Inovatif
|
Kompetensi
penunjang pembelajaran
berkualitas
|
Kompetensi
melaksanakan tugas tambahan
|
||||||||||||||||
|
Pedagogik
|
Kepribadian
|
Sosial
|
Profesional
|
||||||||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
12
|
13
|
14
|
||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||
|
Koordinator
Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan
|
Diketahui oleh:
|
||||||||||||||||||||
|
Ketua Komite Sekolah
|
Kepala Sekolah
|
||||||||||||||||||||
Komentar
Posting Komentar
Jangan lupa kasih komentarnya yah ... ! masukan dan kritikan sangat kami harapkan ... !